PMII Sultra Ajak OKP dan Ormas Islam Tangkal Radikalisme

SULTRA – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahsiswa Islam Indonesia Sulawesi Tenggara (PKC PMII Sultra), mengajak Ormas dan OKP Islam untuk menangkal paham radikalisme.

Dalam dialog Publik yang dihadiri oleh Ormas dan OKP Islam, Kamis (14/4). Ketua PKC PMII Sultra, Muhiddin Nur mengatakan, penyebab munculnya paham radikalisme dan aksi terorisme bukan pada Ormas dan Islam. Hal tersebut menurutnya, adalah perbuatan beberapa oknum yang menyudutkan agama Islam.

“Dialog ini adalah wadah bagi kita sebagai bagian dari Ormas/ OKP Islam untuk menyampaikan ke publik, bahwa Islam adalah agama yang menebarkan kedamaian serta saling menghormati dan menghargai dalam perbedaan,” ujarnya.

‘Dari Sultra, untuk Indonesia tanpa Radikalisme dan Terorisme’ adalah tema yang diangkat dalam dialog tersebut. Ketua panitia pelaksana, Falihin menuturkan, lebih dari 100 peserta baik dari PMII, OKP dan Ormas Islam se-Sultra yang hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya NU, Muhammadiyah, Wahdah Islamiyah, LDII, HTI, IJABI, ABI, GPII, HMI, IMM dan KAMMI.

“Kegiatan ini adalah suatu respon kami terhadap isu radikalisme dan terorisme yang sedang hangat diperbincangkan saat ini. Di mana Islam begitu tersudutkan bukan hanya dalam konteks nasional tetapi juga internasional. Islam itu agama yang damai dan santun yang bukan memberi laknat bagi alam tetapi memberi rahmat bagi seluruh alam semesta,” ujarnya.

Dialog yang dipandu akademisi Universitas Halu Oleo Kendari, Pendais Haq, S.Ag.,M.Pd tersebut, melahirkan beberapa rekomendasi. Pertama, Ormas/ OKP Islam di Sultra menggelorakan kampanye Islam damai dan bebas terorisme. Kedua, Internalisasi pemahaman Islam secara utuh dan kompherensif di setiap Ormas/ OKP Islam. Ketiga, pemerintah harus terlibat dan memfasilitasi kegiatan seperti halnya dialog tersebut.

Baca Juga  Perda CSR, Solusi Kesejahteraan Masyarakat

Peserta juga sepakat, bahwa dialog tersbeut tidak hanya dilakukan sebagai sarana untuk saling bebragi pemikiran dna informasi, melainkan juga untuk menjaga silaturahim sesame OKP dan Ormas Islam.(*/Poy)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *