Press "Enter" to skip to content

Tolak Revisi UU MD3 : PMII Sukoharjo mendesak presiden mengeluarkan Perppu pengganti UU MD3

Suasana PMII Sukoharjo mengirimkan tahlil untuk DPR di Aksi Tolak Revisi UU MD3
Suasana PMII Sukoharjo mengirimkan tahlil untuk DPR di Aksi Tolak Revisi UU MD3

Sukoharjo –  Lebih kurang 100 kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sukoharjo melakukan unjuk rasa menolak Revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) di Pertigaan Tugu Kartasura, Sukoharjo, Rabu (28/2/2018) sore.

dalam aksinya, PMII Sukoharja memanjatkan Tahlil  untuk di tujukan kepada Anggota DPR.

“Kami kirim tahlil kepada mereka yang mendukung disahkannya UU MD3 agar mereka diberi hidayah. Karena dengan disahkannya UU MD3 ini jelas telah mencederai demokrasi,” ujar Koordinator Aksi, Huda Rahman, ketika ditemui wartawan di sela-sela aksi.

ia juga menambahkan , ada pasal-pasal dalam UU MD3 yang dinilai amat mengganjal, seperti menyebutkan kalau DPR melanggar hukum, ketika akan dijerat harus dengan persetujuan tertulis dari presiden dan juga atas pertimbangan mahkamah kehormatan dewan (MKD).

Ditempat yang sama, Ketua Cabang PMII Sukoharjo, Thoha Ulil Albab, meminta presiden segera menerbitkan Perppu sebagai ganti UU MD3. Pihaknya juga menuntut pengembalian lembaga legislatif kepada fungsinya.

“Secara tegas kami menolak pasal-pasal yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi. Kami juga menolak penambahan wakil ketua,” kata dia.

Pada aksi tersebut mereka membawa beberapa poster di antaranya bertuliskan, “PMII Sukoharjo mendesak presiden Perppu pengganti UU MD3, UU MD3 mematikan demokrasi, Kalau gak mau dikritik jangan jadi pejabat” dan sebagainya.

Aksi yang digelar di Pertigaan Kartasura sempat menghambat kelancaran arus lalu-lintas. Sebab kawasan tersebut merupakan persimpangan jurusan ke arah Solo, Jogja, dan Semarang.

 

Baca Juga  Teen Nobel Prize Winner Malala's Bloodied School Uniform on Display

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *