Press "Enter" to skip to content

Selesaikan Asap, PMII Ongkosi Presiden ke Riau

TANGERANG –  Belum selesainya penanganan kabut asap di sejumlah daerah, membuat prihatin mahasiswa. PMII Tangerang Raya mendesak Presiden Jokowi segera datang dan memimpin langsung operasi pengendalian darurat asap di Riau. Mereka melakukan penggalangan dana untuk membeli tiket penerbangan menuju bagi Presiden Jokowi,  Kamis (8/10) siang.

“Aksi ini sebagai simbolisasi kritik agar Presiden segera datang ke Riau. Jangan cuma blusukan ke pasar dan bagi-bagi buku serta sepeda. Tapi, ketika rakyat Riau terkena bencana asap, Presiden Jokowi juga harus mau blusukan. Esensi Nawacita yakni pemerintahan yang hadir dalam problematika masyarakat,”ungkap Ketua PMII Tangerang Steven Idrus Maulana.

Steven menjelaskan, uang yang berhasil dikumpulkan dalam aksi yang digelar di bundaran Adipura Kota Tangerang tersebut, akan dibelikan tiket untuk Presiden Jokowi. Tiket akan dikirim melalui Kantor Pos Cabang Tangerang di Jalan Cimone.

“Tadi kami sudah booking dan bayar separuh dulu. Sisanya nanti kami bayar dari hasil penggalangan dana ini,” kata steven.

Aflahul Mumtaz, selaku koordinator aksi menegaskan, kedatangan Presiden Jokowi ke Riau dipandang penting untuk meyakinkan rakyat Riau, bahwa operasi darurat asap dijalankan secara konsisten. Soalnya, hingga saat ini, PMII menilai operasi darurat asap hanya dilakukan dengan pendekatan pemadaman api dan asap. Penyediaan posko kesehatan cenderung hanya asal jadi, tanpa dilengkapi peralatan medis yang memadai dan obat-obatan yang layak konsumsi.

“Kami belum melihat operasi darurat asap ini dalam pendekatan recovery dan perlindungan sosial dan kesehatan masyarakat serta ekologi. Padahal, sesungguhnya recovery atau pemulihan sosial, ekonomi dan sektor lainnya amat dibutuhkan. Jutaan warga Riau telah terpapar asap beracun, tapi tidak ada action dari pemerintah. Penerbangan lumpuh, pendidikan juga lumpuh,” tegas Aflah.(Maq)

Baca Juga  Imlek, Warga Thionghoa Ziarahi Makam Gusdur

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *