Puisi “Aku Lahir Darimu (Pergerakan)”

Tak sadar waktu berhembus dengan cepat..

Semua asa tak berhenti berdetak mengikuti arus..

Berjalan mengikuti nadi dalam tubuhku..

Aku mencintai arti pergerakan ini.

Dan Setiap langkah ini pasti ada hikmah yang tak terduga,

Teringat ketika ku melamun menatap atas

Saat langit gelap itu ditaburi bintang memenuhi

Kadang aku tersenyum dengan sendirinya

Aku tak menyadari

Tapi aku meyakini

Meyakini setiap detik ku bergerak

Selalu ada satu rasa yang membuatku gundah

Gundah untuk menyusurinya semakin mendalam.

Ah sudahlah sertiap kata tak kan bisa menggambarkan pasti rasa ini

Terima kasih pergerakan..

Kau mengajariku untuk berjalan dan berlari

Dihutan belantara penuh rintangan ini.

Terima kasih telah melahirkanku.

Oleh: Abdul Wesi (Wakil Sekretaris PK PMII Untan Pontianak)

300x250
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone
Baca Juga  Setelah Prancis, Swedia Bertanya Islam ke NU

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *