Press "Enter" to skip to content

Program Miliaran Rupiah Ini Gagal, PMII Sarolangun Minta Bupati Bertanggung Jawab

SAROLANGUN – Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sarolangun mendatangi Kantor Bupati Sarolangun, Senin (15/6). Mereka menuntut penyelesaian konflik lahan dan meminta Bupati Sarolangun untuk bertanggungjawab atas gagalnya program cetak sawah baru, yang bernilai miliaran rupiah.

“ Program cetak sawah yang digulirkan dengan nilai mencapai miliaran rupiah, tetapi tidak membawa manfaat dan hasilnya nol besar. Saya minta agar bupati untuk bertanggung jawab mengenai program cetak sawah baru yang gagal ini, sebab dana yang digunakan merupakan uang milik rakyat,” teriak Ari, Ketua PC PMII Sarolangun saat berorasi, dikutip dari SR8jambinews.com.

Selanjutnya, mahasiswa juga menuntut pemerintah agar bersikap transparan terkait perijinan dan hak eksploitasi lingkungan.

“ Kami ingin kejelasan penyelesaian konflik lahan di PT AAS, PTPN 6 yang diduga tidak memiliki amdal. PT TAM yang belum jelas perijinannya dan PT Agro yang beroperasional tetapi tidak memiliki tata ruang dan tata wilayah serta kasus PT Samhutani yang melakukan penyerobotan tanah milik masyarakat,” ungkapnya.(Poy)

“Sumber: www.sr8jambinews.com”

Baca Juga  Tolak Revisi UU MD3 : PMII Sukoharjo mendesak presiden mengeluarkan Perppu pengganti UU MD3

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *