PMII Tuban Minta Jokowi Batalkan Pelantikan BG

brt919889489

TUBAN Dalam memperingati 100 hari masa kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Wakil Presiden Yusuf Kalla (JK), sejumlah aktivis mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan aksi turun jalan, Senin (02/02/2015).

Dalam aksinya yang dilakukan dengan sasaran Mapolres Tuban, belasan aktivis mahasiswa PMII menuntut pada Presiden Jokowi untuk mengambil keputusan  membatalkan pelantikan Komjen Budi Gunawan untuk menjadi Kapolri. Selain itu presiden meminta pada presiden bersifat tegas dalam kasus KPK vs Polri.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, belasan mahasiswa PMII itu melakukan aksinya dengan berkumpul di jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Tuban. Mereka melakukan long mach di jalur pantura Tuban menuju Polres Tuban dengan sambil berorasi menyampaikan tuntutannya.

“Kita ingin menyikapi adanya konflik KPK dan Polri, disamping menyoroti kinerja 100 hari kepemimpinan Presiden Jokowi yang terkesan lembek,” teriak Fatkhurrahman, Ketua PC PMII Tuban.

Saat melakukan orasi di jalan menuju Polres Tuban tersebut mereka meminta Presiden Jokowi supaya bertindak tegas untuk membatalkan pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Pasalnya hal itulah yang dinilai menjadi penyebab kisruhnya antara KPK dengan Polri.

“Kami sebagai rakyat kecil meminta supaya Komjen Budi Gunawan tidak dilantik jadi Kapolri. Hentikan juga kriminalisasi terhadap para pimpinan KPK yang diduga kuat berkaitan dengan kasus BG,” lanjutnya.

Sekitar 12 aktivis PMII itu kemudian langsung masuk ke halaman Polres Tuban untuk melakukan dialog dengan Kapolres Tuban guna menyampaikan aspirasinya. Mereka para mahasiswa yang membawa berbagai atribut tulisan tersebut langsung ditemui oleh AKBP Guruh Arif Darmawan, Kapolres Tuban.

“Polri harus menjaga citra di tengah masyarakat, jangan sampai dibenci oleh masyarakat karena adanya oknum-oknum yang justru ikut melanggar hukum. Selain itu penegakan hukum tanpa pandang bulu harus dilakukan oleh polisi untuk keadilan” lanjut Mahfud, saat orasi di halaman Polres Tuban.

Baca Juga  Mau Masuk ITS dan Fakultas Kedokteran Gratis?

Setelah beberapa lama berorasi dan langsung diterima Kapolres, belasan Mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. Kapolres menyatakan berterima kasih atas masukan yang disampaikan oleh para mahasiswa yang melakukan aksi damai tersebut.

“Terima kasih atas masukan dan kritikan kepada kita. Untuk penegakan hukum sudah kita lakukan, termasuk kepada anggota sendiri tentu kita lakukan. Jadi jika ada yang salah itu adalah oknum, bukan kepolisiannya,” ungkap AKBP Guruh Arif Darmawan saat menemui mahasiswa. [mut/but]

Sumber: beritajatim.com

300x250
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *