Press "Enter" to skip to content

PMII, Media dan Aktivisme Online : Sebuah Pembaharuan Strategi (Pemenang I, Lomba KTI)

(Ringkasan)

Media merupakan sebuah instrument yang berguna bagi penyebaran gagasan ataupun ide. Berangkat dari kenyataan tersebut, pemanfaatan media menjadi sesuatu yang tak terelakkan, terutama bagi lembaga-lembaga ataupun organisasi yang berkepentingan untuk mendesakkan sebuah opini publik yang memihak ide mereka. Di sinilah, sebenarnya media berperan penting dalam mengarahkan sebuah tujuan terhadap sasaran tertentu, baik audien, penonton, maupun pelanggan media tersebut.

Media online merupakan media yang jamak ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Perangkat internet yang telah tersedia di segenap penjuru, memunculkan dentuman yang luar biasa bagi massifnya perkembangan media online dewasa ini. media online, yang terejawantah dalam media sosial, seperti Facebook, Twitter, maupun Instagram menjadi sederet aplikasi yang mendaya gunakan media online secara baik.

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan organisasi pergerakan islam yang berkepentingan untuk menyebarkan gagasan Islam Indonesia. Jika ditelusur lebih jauh PMII berusaha mensosialisasikan segenap gagasan, seperti toleransi, pluralisme, dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM). Dalam hal ini, PMII pun memerlukan media sebagai salah satu alat (wasilah) bagi tersampaikannya gagasan tersebut. Jika pada zaman dahulu, kentongan digunakan sebagai media dakwah. Modernitas pun menuntut media yang lain. Menurut hemat penulis, media online merupakan pilihan strategis dalam mengusung dakwah Islam Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja).

Berangkat dari urgensi demikian, penulis melakukan survey online untuk mengetahui tentang penggunaan media online di kalangan anggota ataupun kader PMII. Secara singkat, survey ditujukan untuk mengetahui kepemilikan media, isu yang digeluti, bahkan pentingnya mengangkat gagasan PMII didalam media. Melalui tanggapan dari beberapa responden yang tersebar di Pulau Jawa, sebagian besar responden mengakui pentingnya menggunakan media online, terutama media sosial. Bahkan, sebagian besar respon memiliki berbagai media pergerakan, seperti media elektronik, cetak, ataupun keduanya. Menariknya, penggunaan media tersebut juga dipergunakan untuk mendiskusikan isu-isu yang menjadi perhatian bersama, seperti kemiskinan maupun pendidikan. Selain itu, survey menunjukkan bagaimana media online dimanfaatkan untuk menyebarkan gagasan PMII, seperti pluralisme, Aswaja, ataupun toleransi . Dari survey tersebut, dapat ditarik benang merah, bahwa media online merupakan media yang memainkan peranan penting dalam menyebarkan gagasan, dan memperkenalkan PMII ke publik.

Baca Juga  Pembangunan Pemuda Yang Terintegratif

Aktivisme Online (OA) merupakan aktivisme yang digerakkan oleh media online. Penulis berusaha merelevansikan jenis aktivisme tersebut dengan fenomena yang sama di mancanegara. Studi kasus yang diangkat, berasal dari China dan Chile, dimana OA mampu mempengaruhi opini publik, dan menyebarkan gagasan secara efektif dan efisien. Kasus itulah yang berusaha dibawa untuk meyakinkan bahwa PMII pun memiliki peluang yang setara untuk memunculkan gerakan yang serupa di China dan Chile.  Kedua negara tersebut menjadi salah satu penegas bahwa OA merupakan pilihan paling memungkinkan ditengah lesunya gerakan mahasiswa yang mengandalkan fisik, seperti demonstrasi ataupun mogok.

Terakhir, penulis memberikan semacam rekomendasi singkat yang berhubungan dengan strategi pergerakan PMII kedepannya, antara lain (1) optimal fungsi internet untuk menjaring kader; (2) mengevaluasi kinerja perangkat-perangkat jaringan PMII yang ada; (3) memperluas jaringan keterjangkauan melalui pembuatan aplikasi melalui akun-akun populer, seperti Line, Whatsapp, hingga Blackberry Messanger. Diakui atau tidak, pentingnya mengoptimalisasi popularitas media online menjadi perhatian PMII dalam merumuskan strategi pergerakannya kedepan.

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *