PMII Medan Minta Jokowi Putuskan Hubungan Myanmar

MEDAN – Belasan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Medan, menyambangi kantor Walikota Medan di Jalan Balaikota Medan, Jum’at (5/6). Dalam aksi tersebut PMII Kota Medan meminta Walikota Medan, Dzulmi Eldin mendesak Presiden Jokowi untuk memutuskan hubungan diplomatik dan bilateral dengan Myanmar.

“Tindakan tidak manusiawi terhadap muslim Rohingya di Myanmar menimbulkan penderitaan yang berkepanjangan. Selain itu, muslim Rohingya di tengah penderitaan yang mereka alami ditengah laut terombang-ambing dan terdampar di negara lain juga kesulitan mendapatkan suaka,” terang Azwa Shalihin Daulay, Koordinator Aksi.

Dikutip dari beritasumut.com, mereka juga mengutuk pembantaian Muslim Rohingya yang dilakukan oleh para biksu ekstrem Myanmar. Massa aksi juga meminta penegak hukum untuk mewaspadai kehadiran biksu ekstrem asal Myanmar di Indonesia, khususnya Sumatera Utara.

“Kita mengajak dan mengimbau masyarakat Kota Medan untuk mengutuk pembantaian muslim Rohingya yang dilakukan oleh biksu  Myanmar. Kita juga mengecam pembantaian muslim Rohingya yang dilakukan biksu Myanmar sebagai aksi kejahatan HAM dan meminta PBB agar mengambil sikap yang lebih tegas untuk menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.(beritasumut.com/Poy)

 

 

“Sumber: www.beritasumut.com)

 

300x250
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone
Baca Juga  Tolak Kenaikan BBM, PMII Lumajang datangi Kantor DPRD

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *