Press "Enter" to skip to content

PMII Lombok Tengah Desak DPRD Tolak Revisi UU MD3

PMII LOMBOK TOLAK UU MD3
Aksi PMII Lombok Tengah Desak DPRD Tolak Revisi UU MD3

Lombok Tengah – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lombok Tengah menggelar aksi demonstrasi penolakan revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3) di depan Kantor DPRD Lombok Tengah, Rabu  (28/22018) pukul 10.00 Wita,

Ketua PMII Lombok Tengah L. Muh. Harum mengatakan, aksi ini untuk mendesak DPRD Kabupaten Lombok Tengah agar turut menyuarakan penolakan revisi UU MD3. Karena beberapa pasal yang tertuang dalam revisi tersebut bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi.

“Setiap warga negara berhak memberikan kritikan terhadap kinerja anggota dan lembaga DPR. Kita mendesak DPRD Lombok Tengah menolak revisi UU MD3 tersebut,” ujar Harun dalam orasinya.

Ia juga menambahkan, bahwa persepsi yang berbeda-beda dalam memberikan kritikan, tidak boleh dipandang sebagai bentuk penistaan terhadap anggota dan lembaga DPR. Apalagi sampai dijerat dengan hukum.

“Kami juga mendesak DPRD Lombok Tengah untuk turut mendorong dan menyuarakan kepada presiden agar segera mengeluarkan Perpu Pengganti UU MD3,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Lombok Tengah, Majrun yang menerima aksi mahasiswa itu mengatakan, persoalan UU D3 ini memang menjadi persoalan semua pihak. Oleh karena itu, kalau UU MD3 ini tidak sesuai dengan harapan masyarakat, tentunya pasti direvisi.

Persoalan UU MD3 ini juga sedang dibahas oleh pemerintah pusat.

“Apa yang menjadi tuntutan ini kita akan sampaikan kepada Ketua DPRD Lombok Tengah. Kalau secara pribadi, saya juga menolak revisi tentang UU MD3 tersebut,” pungkas Majrun. (ade/AM)

 

Baca Juga  PMII Airlangga Tadabbur Alam di Gunung Penanggungan

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *