Press "Enter" to skip to content

PMII Jepara Ajak Kader Muda Memegang Teguh Ideologi Aswaja

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jepara memberikan sosialisasi pentingnya Ideologi Aswaja di Era Modern di Sekolah Madrasah Aliyah Maftahul Falah Sinanggul, Mlonggo Jepara Rabu, (18/7).Sosialiasi dilakukan atas respon maraknya ideologi dan ajaran yang berlawan dengan spirit aswaja mulai merongrong NKRI lewat media sosial.

“Ada banyak artikel yang bertebaran di media sosial dan internet yang tidak berhaluan aswaja yang sengaja mencoba merongrong NKRI. Sebagai pelajar NU, kita harus paham dan pegang teguh ajaran aswaja untuk bisa membedakan antara konten yang baik di konsumsi dan tidak” Ungkap Muwasaun Niam, Saat memberikan sosialisasi.

Lebih lanjut, Niam sapaan dari Muwasaun memberikan tips untuk membedakan ulama’ yang berhaluan aswaja dan tidak yang bisa di gunakan dari sosial media maupun internet. Pertama, tidak mudah memvonis kafir dan munafik. Prinsip yang sejak dulu dipegang oleh ulama’ Aswaja adalah tidak mudah memvonis orang lain dengan tuduhan miring seperti kafir atau munafik.

Kedua, tidak memberontak pemerintah. Berdasarkan ijma’ (kesepakatan) ulama, bahwa tindakan makar/pemberontakan terhadap pemerintah yang sah adalah haram meski pemerintah itu fasik atau zalim.

Ketiga, menghargai perbedaan. Dalam setiap perbedaan yang bersifat furu’iyyah, pendakwah Aswaja tidak mengklaim sesat atau fasik kepada pihak lain

Keempat, berdakwah dengan ramah. Ulama Aswaja berdakwah dengan penuh kasih sayang dan kelembutan. Mereka berdakwah dengan cara bertahap. Sedikit demi sedikit menuntun masyarakat, tidak secara frontal mengharamkan di sana sini.

Diakhir acara sosialisasi, Niam mengajak kader muda NU yang sedang belajar di bangku sekolah untuk belajar serius agar cita-cita yang diharapkan 5-10 tahun bisa terwujud. Selain itu, niam menambahkan kalau sebagai kader NU harus mampu berdiaspora di semua lini untuk menyebarkan aswaja an nahdliyah.

Baca Juga  PMII Jepara Ajak Kader Kawal Dampak Pendirian Pabrik PMA

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *