Press "Enter" to skip to content

PMII Jawa Barat akan Kawal kasus penganiayaan Mama Santiong sampai tuntas

Bandung – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Barat, mengutuk keras tindakan kriminal terhadap Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka. KH Umar Basri.

Seperti di ketahui, beberapa waktu lalu Mama Santiong sapaan akrab KH Umar Basri, menjadi korban penganiayaan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab usai melaksanakan ibadah Shalat Shubuh pada Sabtu (27/1).

“Aksi kriminalitas oleh oknum tersebut tentunya sangat melukai umat muslim, khususnya para santri serta keluarga besar Nahdlatul Ulama di Jawa Barat,” kata Wakil Ketua 2 PKC PMII Jabar, Budi Burhanudin dalam keterangan rilisnya Minggu (28/1).

Menurut dia, kejadian yang menimpa Mama Santiong sangat keji. Apalagi, dilakukan di tempat peribadahan serta posisi korban sedang melakukan dzikir ba’da Shalat Shubuh.

Merespon kasus tersebut, PKC PMII Jawa Barat dalam penyataannya Mengajak Masyarakat :

1. Mengajak seluruh Umat Muslim di Jawa Barat untuk mendoakan beliau.

2. Mengutuk keras tindakan kriminalisasi terhadap ulama.

3. Kapolda Jabar mengusut tuntas motif pelaku penganiyaan kepada KH Umar basri, serta diinformasikan kepada publik.

4. Agar semua anggota PMII se-Jawa barat, melakukan konferensi pers di Kota, Kabupaten yang isinya mengultimatum Kepolisian Resort di wilayah nya untuk bergerak cepat mengungkap dan menangkap pelaku penganiayaan Mama Santiong.

5. Meminta Agar semua pihak agar tetap sabar, serta tidak subjektif opini atau berasumsikan pelaku penganiayaan di media sosial. Supaya tidak menambah panas suasana sampai pada pihak kepolisian mempublikasi secara resmi kepada masyarakat.

6. PKC PMII JAWA BARAT akan mengawal kasus penganiayaan Mama Santiong sampai tuntas.

Baca Juga  Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Dikemas Santai dan Menarik

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *