Press "Enter" to skip to content

Gelar Dialog, PMII Deli Serdang Harap MEA Tak Usik Pancasila

DELISERDANG – Pengurus Cabang PMII Deli Serdang menggelar dialog bertema ‘Proteksi Gerakan Ideologisasi Komunis di Dunia Kampus, Menyambut Kesiapan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)’, Rabu (3/6). Kegiatan yang digelar di STAIS Lubukpakam Deli Serdang tersebut, adalah bentuk persiapan akan hadirnya MEA Tahun 2016 mendatang.

“Intinya, kegiatan ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat lebih mengerti dalam menyambut ASEAN Economic Community di negara kita, yang akan berlaku dalam waktu yang tidak lama lagi,” ungkap Azlansyah Hasibuan, Ketua I Pengurus Cabang PMII Deli Serdang.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut Bobby Niedal Dalimunte, Ketua PC PMII Deli Serdang dikutip dari beritasumut.com berharap, hadirnya MEA Tahun 2016 mendatang tidak akan menjadi pengusik ideologi Indonesia, yakni Pancasila.

Bobby juga mengakui, perlu adanya pembahasan khusus terkait hal tersebut. Meski demikian ia juga mengatakan perlu adanya sikap pluralisme, yang menerima dan menjadikan perbedaan sebagai rahmat.

“Sebagai wadah kaum intelektual, PMII menjadikan kampus sebagai salah satu wadah untuk memproteksi setiap kebijakan-kebijakan atau pengaruh-pengaruh buruk yang dapat menghancurkan umat Islam dan Bangsa Indonesia. Ini merupakan langkah kajian yang dianggap perlu dilakukan dan diestafetkan di organisasi-organisasi lain,” ujar Bobby.

Terkait hal tersebut, Plt Kaban Kesbangpollinmas Deli Serdang, Aler Simarmata saat menjadi salah satu pembicara mengajak mahasiswa untuk tetap menjalani tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa hendaknya berpacu meningkatkan prestasi agar mampu membentengi diri masing-masing dari paham-paham negatif yang berkembang dari arus globalisasi. Sebagai pemuda kita harus memiliki mental yang kuat dan berkarakter,” tegas Simarmata.(*/Poy)

 

 

Sumber: www.beritasumut.com

Ilustrasi Foto: www.mata-jakarta.com

 

 

Baca Juga  Menggerakkan Semangat Mahasiswa, dengan Kesadaran Satu Menit

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *