Press "Enter" to skip to content

PMII Dampingi Korban Temui DPRD

Kasus penyerobotan lahan oleh PT Nusa Jaya Perkasa II di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat belum juga usai. Pada Senin (10/11) siang, tiga perwakilan korban mendatangi DPRD Kubu Raya. Korban datang di dampingi sejumlah mahasiswa Kubu Raya, diantaranya dari PMII.

Korban beserta rombongan mahasiswa diterima 4 Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya pukul 12.00 WIB. Keempat Anggota DPRD yaitu Rohmad,  Jauhari Ja’far, Herry Efenddy dan Utin Nuvita. Korban penyerobotan satu persatu menyampaikan kronologis permasalahan masuknya PT. Nusa Jaya Perkasa II di Desa Bengkarek. Syamsudin Maluku, salah satu korban, meminta kepada DPRD KKR untuk memediasi pertemuan para korban dengan perusahaan.

Kholik, korban lain menuturkan bahwa sebelumnya pernah mendatangi kepala desa terkait lahan yang digarap oleh PT. NJP II tanpa sepengetahuannya, akan tetapi tidak mendapatkan kejelasan. Kemudian Muhalli yang juga ikut pertemuan mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah dikasi tahu adanya perusahaan yang akan menggarap lahannya. “Tahu-tahu kebun dan rumah saya habis dimakan eksapator,” kata Muhali.

Dalam pertemuannya dengan DPRD para korban menyampaikan sejumlah tuntutan, diantranya meminta ganti rugi rumah dan lahan yang digusur. Karena lahan yang digusur terdapat tanaman yang dibudidayakan oleh para korban. Selain itu mereka juga meminta kepada DPRD untuk mendesak Bupati Kubu Raya agar mencabut izin operasional PT Nusa Jaya Perkasa II di wilayah mereka.

Mustain Billah, Ketua PC PMII Kubu Raya yang turut dalam rombongan meminta kepada DPRD untuk segera memediasi korban dan manajemen PT NJP II. Pertemuan dimaksudkan untuk mencari titik temu dan mengambil langkah strategis penyelesaian sengketa penyerobotan lahan. Lebih lanjut Mustain juga meminta kepada Bupati agar tidak mudah memberikan izin sebelum semua syarat jelas, serta harus dilihat dulu lahan yang digarap termasuk milik masyarakat atau tidak.

Baca Juga  BBM Naik, Mahasiswa Majalengka Beraksi

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *