Press "Enter" to skip to content

Pesan Kiai Hasyim Kepada PMII

IMG_20141101_124319672

Jakarta- Disela-sela Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama, Ketua Umum PBNU 2 Periode KH Hasyim Muzadi menyempatkan diri berdiskusi dengan segenap pengurus PB PMII. Dalam kesempatan tersebut, Kiai Hasyim menyampaikan harapannya kepada PB PMII.

Kiai Hasyim berharap PMII dapat menjadi wadah kaderisasi ahlussunah wal jama’ah. PMII juga harus terus menjaga nilai dan tradisi aswaja. “PMII harus menjadi wadah kaderisasi Islam aswaja. PMII harus menjaga dan melestarikan nilai dan tradisi aswaja. PMII juga harus meperbaiki citra kurang baik yang selama ini diterima sebagian masyarakat,” kata Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hikam.

Pesan yang disampaikan Kiai Hasyim merupakan apa yang dicita-citakan ketika PMII didirikan. Organisasi yang didirikan di Surabaya 1960, merupakan wadah kaderisasi kemahasiswaan yang tetap melestarikan tradisi aswaja. Pengurus yang hadir di Munas dan Konbes NU dan berdiskusi dengan Kiai Hasyim diantaranya Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, Ketua dan Sekretaris KOPRI dan tidak kurang dari 10 pengurus harian lainnya.

Menanggapi Kiai Hasyim, PB PMII menyambut baik atas masukan dan pesan yang disampaikan. Hal tersebut disampaikan melalui Ketua Bidang Kaderisasi Nasional Munadar Nugraha.

Indonesia tengah menghadapi tantangan liberasi pemikiran & sikap kader yg seolah “bangga” menjauh dari nilai2 keislaman. Disisi lain, kita dihadapkan pada bahaya laten, merebaknya gerakan fundamentalism agama yang akan mengancam Persatuan NKRI.

“Ini PR besar bagi bidang kaderisasi untuk lebih ekstra mengawal kaderisasi PMII yang berorientasi pada keislaman dan keindonesiaan,” tegas Nandar.

Nandar melanjutkan, untuk mewujudkan harapan, bidang kaderisasi telah menyiapkan berbagai strategi dan rencana strategis kaderisasi secara nasional.

“Tentunya, kerja-kerja kaderisasi berusaha untuk menghasilkan kader yang bertaqwa, berbudi luhur, berilmu, cakap & bertanggungjawab mengamalkan ilmunya dan komitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia,” lanjut Nandar.

Baca Juga  Menahan Kencing Tiga Jam Demi Buku

Hal tersebut sesuai dengan tujuan organisas ini didirikan. Juga sesuai dengan visi besar PB PMII Masa Khidmat 2014-2016. “Ini sesuai dengan visi besar PB PMII, yaitu Revitalisasi PMII sebagai Basis Kaderisasi Islam Ahlussunnah waljamaah,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *