Press "Enter" to skip to content

Peringati Maulid, PMII Alauddin Baca Barzanji 3 Bahasa

Barzanji

MAKASSAR – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selalu diperingati setiap tahunnya. Hal ini sudah menjadi tradisi turun temurun, khususnya oleh warga nahdliyin. Warga nahdliyin memperingati Maulid dengan berbegai macam bentuk menyesuaikan kearifan lokal masing-masing daerah.

Pengurus Komisariat PMII UIN Alauddin, Gowa menyelenggarakan peringatan maulid pada Kamis (22/1) di auditorium Kampus II UIN Alauddin. Mereka mengawali peringatan maulid dengan pembacaan barzanji dalam tiga bahasa.

Menurut Ketua PMII UIN Alauddin, peringatan maulid kali ini juga menjadi ajang silaturrahim kader-kader PMII Se-UIN Alaudiin.

Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum ini juga membahas nover berjudul “jejak” karya Sahabat Saprillah.

Hadir sebagai pembawa taushiyah maulid KH DR Mustamin Arsyad MA, Budayawan Sulsel Ishak Ngeljaratan, dan dosen UIN Alaudin DR Sabri AR serta Saprillah sebagai penulis Novel sebagai pembicara bedah buku.

Dalam tausiyahnya, Mustamin menguraikan persoalan umat saat ini. “Saat ini banyak kelompok-kelompok yang mengatasnamakan Islam tetapi justru tidak mencerminkan Islam. Katanya ingin membela Islam tapi tidak Islami. Islam itu tidak perlu dibela, Islam hanya perlu diamalkan dan itulah pembelaan kita terhadap Islam,” papar Mustamin.

Mustamin juga berpesan khusus kepada kader PMII untuk meneladani pola hidup Rasulullah. “Anak PMII harus bisa mencontoh Nabi mulai dari akhlak Beliau sampai cara berinteraksi dengan orang lain,” katanya.

Baca Juga  Sekilas Tentang KH Ma'ruf Amin

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *