Press "Enter" to skip to content

Peringatan Hari Anti-Korupsi: PB PMII Ajak Masyarakat Untuk Berjuang Bersama Melawan Tindak Pidana Korupsi

PB PMII peringati Hari anti korupsi
Ilustrasi Peringatan Hari Anti Korupsi , sumber : google image

Bangsa Indonesia terjangkit penyakit korupsi yang telah kronis dan belum dapat disembuhkan hingga saat ini. Korupsi mampu melumpuhkan pembangunan bangsa, membutakan moral para penderitanya hingga mematikan kepedulian terhadap bangsa yang kian rapuh dan lemah ini. Hal ini disebabkan oleh korupsi yang seolah telah mengakar dan mendarah daging dalam sistem dan subur dipelihara dengan kebiasaan-kebiasaan yang koruptif.

Dengan demikian, ada pergeseran nilai dan norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang mengikuti dinamika sosial, ekonomi dan aspek kehidupan lainnya yang didorong oleh perkembangan dan kemajuan pengetahuan serta teknologi. Pergeseran ini tentunya memiliki implikasi terhadap masyarakat. Sehingga, jika dahulu suatu perbuatan dianggap tercela, maka dinamika ini dapat mengubah pandangan masyarakat sehingga perbuatan tersebut diterima sebagai kebiasaan dan tidak lagi dianggap sebagai perbuatan tercela.

Tepat tanggal 9 Desember, Indonesia turut memperingati hari anti-korupsi sebagai salah satu upaya atau cara untuk terus mengajak dan menggalakan kepada seluruh elemen masyarakat tentang bahaya laten tindak pidana korupsi. Sebagai salah satu organisasi dengan sejarah panjang dan sebagai salah satu pilar dari tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PB PMII turut ambil bagian dalam upaya penanaganan kasus-kasus korupsi yang menjangkit Negara ini. Salah satu upaya yang dilakukan PB PMII adalah ikut berpartisipasi pada peringatan hari anti-korupsi ini dengan berbagai gerakan positif dan kreatif untuk terus menyuarakan sikap PB PMII yang konsisten memerangi para pelaku tindak pidana korupsi.

Dalam hal ini, PB PMII tentunya tidak sendirian. PB PMII juga mengajak seluruh warga pergerakan yang ada di Indonesia untuk melakukan hal serupa, yaitu ikut ambil bagian dalam menjaga bangsa Indonesia dari ancaman tindak pidana korupsi. Apalagi, pada tahun 2017 ini, Indonesia sempat dikejutkan dengan salah satu kasus korupsi yang nilainya sangat fantastis, yaitu mecapai 2,3 Triliun. Tidaklah heran, jika dalam Indeks Persepsi Korupsi, Indonesia masih menjadi salah Negara di dunia yang memiliki Indeks Persepsi Korupsi yang masih sangat buruk. Indonesia menduduki peringkat 90 dari 176 negara dalam indeks Persepsi Korupsi tahunan atau Transparency International’s annual Corruption Perceptions index, setara dengan negara-negara seperti Liberia dan Kolombia.

Baca Juga  PMII dukung DOB Perbatasan dan Kepulauan

“Pada peringatan Hari Anti-Korupsi korupsi tahun ini, sebagai salah satu orgasniasi mahasiswa yang lahir untuk turut serta menjaga dan mempertahankan kehormatan NKRI, PB PMII memiliki dua agenda sekaligus, yaitu Diskusi Publik dan Kampanye di Ruang Publik. Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk mengajak seluruh rakyat Indonesia agar turut hadir dan berkontribusi dalam upaya pemberantasan korupsi”, ujar Tamrin Rumalessin, Wasekjen Bidang OKP PB PMII sekaligus ketua pelaksana dari kegiatan ini.

Adapun pada peringatan Hari Anti-Korupsi tahun ini, PB PMII memiliki dua agenda. Yang pertama, Diskusi Publik dengan tema “Tuntaskan Korupsi, Selamatkan Rakyat dan Institusi Negara” yang menghadirkan beberapa tokoh-tokoh nasional seperti Wakil Ketua KPK RI (Laode Syarif), Koordinator Divisi Korupsi Politik dari Indonesian Corruption Watch (Donal Fariz), Ketua Majelis Kehormatan Dewan DPR RI (Sufmi Dasco Ahmad), dan perwakilan dari Lembaga Bantuan Hukum PB PMII. Selain itu, pada Minggu (10/12/2017), PB PMII juga akan menggelar kampanye publik di Car Free Day (Bundaran HI) dengan berbagai kampanye kreatif seperti teatrikal, orasi, gerakan foto menolak korupsi, dan lain-lain.

“Selain agenda diskusi publik, PB PMII juga akan melakukan gerakan kampanye kreatif mengajak masyarakat (terutama anak-anak muda Indonesia) untuk bersama-sama menolak korupsi di acara Car Free Day nanti”, pungkas Tamrin. (AM)

Tinggalkan Komentar

One Comment

  1. klick egi klick egi 8 December 2017

    Maju terus PMII, duduk tertindas atau bangkit melawan. God bless u

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *