Penyanderaan Mobil Tanki, Warnai Aksi Penolakan Kenaikan BBM

PONTIANAK – Beberapa bulan terakhir harga BBM mengalimi fluktuasi. Menjadi lumrah memang harga BBM naik turun mengikuti harga minyak mentah dunia. Namun hal ini tidak diikuti harga-harga yang lain, misalnya harga sembako. Ketika harga BBM naik, maka sembako ikut naik, tetapi ketika harga BBM turun sembako tidak mengalami penurunan harga.

Menyikapi hal tersebut, PC PMII Kota Pontianak melaksanakn aksi penolakan pada Rabu (1/4). Menurut Irha Mahardika, Ketua PC PMII Kota Pontianak, BBM merupakan barang yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Oleh karena itu harga BBM tidak boleh dilepas ke pasar. Karena inflasi terhadap barang yang lain terus terjadi.

Aksi puluhan kader PMII Kota Pontianak ini dipusatkan di bundaran digulis kampus Untan. Massa terlihat mulai berada di bundaran jalan A Yani sekita pukul 14.30, kemudian aksi berakhir sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Massa sempat menyandera mobil pengangkut BBM milik pertamina yang kebetulan melintas.

“Kenaikan harga BBM tidak pro rakyat kecil, karena menyebabkan kenaikan harga sembako. Untuk itu kami meminta pemerintahan Jokowi tidak lagi melepas harga BBM mengikuti pasar minyak mentah dunia,” teriak orator dalam orasinya.(A Wesi/Maq)

300x250
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone
Baca Juga  Tolak Kenaikan BBM, PMII Tulungagung Jalan Mundur

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *