Press "Enter" to skip to content

PC Mataram: PMII Tetap pada Perjuangan Bersama NU

 

I M S MPergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan Organisasi Kemahasiswaan yang dilahirkan dari rahim Nahdlatul Ulama (NU). PMII didirkan di Surabaya pada tahun 1960. Selama 54 tahun perjalanan, PMII telah melewati berbagai masa atau fase. Fase tersebut yaitu sebagai Badan Otonom (dependent) underbow Partai NU (1960-1972), mendeklarasikan indepensi sebagai organisasi yang tidak terikat secara struktur dengan ormas lain tahun 1972, berada pada posisi interdependent dari NU tahun 1991.

Memang tidak banyak yang mengetahui posisi PMII saat ini adalah interdependent dari NU. Deklarasi interdependent yang dilaksanakan di Jakarta pada 29 Oktober 1991, memang terasa kurang familiar di publik.

Merespon rekomendasi Munas dan Konbes NU, yang mendeadline PMII untuk kembali menjadi Banom dilakukan oleh kader-kader yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Indoensia. PC PMII menyatakan bahwa PMII selama tetap NU. “Meski bukan Banom, tapi PMII jelas adalah NU, kader PMII adalah kader NU. PMII merupakan wadah kaderisasi rill yang dimiliki NU. Tokoh-tokoh NU saat ini sebagian besar di kader di PMII, ini merupakan sumbangsih rill PMII kepada NU,” tulis Baharudin Sekretaris Umum PC PMII Mataram dalam siaran pers yang diterima pmii.or.id (7/11).

Oleh karena itu, tidak kembalinya PMII menjadi Banom bukan diartikan keluarnya PMII dari NU. Bahkan deklarasi independent juga hanya berlaku secara struktural. “Selama pada posisi independent, PMII tetap memiliki ideologis dan perjuangan yang sama dengan NU. Terlebih telah ditegaskan dengan interdependensinya PMII-NU. Posisi Banom atau tidak hanyalah struktur organisasi. Namun apa yang menjadi tujuan dan perjuangan NU, PMII tetap terdepan dalam mewujudkannya,” tulis baharudin.

Baca Juga  PMII Dukung Eksekusi Gembong Narkoba

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *