Press "Enter" to skip to content

PB PMII Harus Mawas Diri

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di bawah pimpinan Amin Ma’ruf akhir-akhir ini rajin melaksanakan Konsolidasi Nasional (Konsolnas), Jawa Timur-pun dalam hal ini ambil bagian melaksanakan Konsolnas tersebut yang dilaksanakn 16-18 Januari 2015 di pondok Pesantren bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang Jatim.

Agenda yang di hadiri oleh perwakilan pengurus cabang-cabang se-Jatim ini berlangsung selama 3 hari mulai hari Jumat-Ahad. Konsolnas ini membahas tentang ketetapan-ketetapan baru selain PO PMII dan AD/ART PMII. Ketetapan ini menuai penolakan dari berbagai Cabang karena di nilai ketetapan tersebut inkonstitusional, artinya tidak mempunyai payung hukum yang kuat, dan tidak harus diberlakukan. Seharusnya pemberlakuan konstitusi dalam organisasi besar seperti PMII harus melalui Kongres dan atau Muspimnas.

Tidak hanya itu, ketetapan baru hasil Konsolnas ini juga dianggap akan mengkerdilkan PMII, dari beberapa ketetapan yang mengatur tentang; pembatasan umur, semester, dan akreditasi Cabang yang kategorinya menentukan hak pilih di Kongres, hal ini akan melahirkan pelemahan proses kaderisasi di wilayah-wilayah dan rentan dengan polarisasi politik di Kongres semata, dengan begitu akan ada Cabang yang menjadi emas dan ada pula ada Cabang yang mati karena tidak punya peran di Kongres.

Ketetapan tersebut harus dikaji ulang oleh PB PMII sebelum diberlakun dan PB harus sering turun kewilayah-wilayah sehingga PB akan betul-betul tau dan faham dengan kondisi lokal sebelum mengambil keputusan, PB harus selalu mawas diri ketika mau mengambil keputusan karena ini menyangkut masa depan institusi PMII, apalagi pada persoalan urgen seperti aturan-aturan lembaga yang kadang banyak di cidrai ketika sudah tidak sesuai dengan lokal wisdom.

Ditulis oleh: Abd. Razaq, Ketua Komisariat PMII IAIN Jember (dikutip dari: komapsiana.com)

Baca Juga  Maulid, Komisariat IAIN Banten Gelar Santunan

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *