Press "Enter" to skip to content

Menteri Marwan Ajak PMII dan ITS Kawal Pembangunan Desa

SURABAYA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar menegaskan butuh dukungan dari organisasi kemahasiswaan dan perguruan tinggi untuk membangun desa. Karena dianggap penting untuk mengawal dan mengawasi alokasi dana desa yang diperuntukkan untuk pembangunan desa.

“Kerja mulia membangun desa dan desa membangun untuk Indonesia yang sejahtera ini tidak mungkin dilakukan sendirian oleh pemerintah,” ujar Menteri Marwan saat memberikan kuliah umum sebagai rangkaian Harlah PMII ke 55  di Kampus Institute Teknologi Surabaya (ITS), Surabaya, Jumat (17/6).

Perguruan tinggi, menurut Menteri Marwan,  merupakan salah satu subsistem pendidikan nasional. Dengan penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, perguruan tinggi dapat mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional, termasuk dalam pembangunan desa.

“Beberapa bentuk partisipasi atau peran nyata  yang bisa disumbangkan Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Desa diantaranya dengan melakukan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna (TTG) untuk kemajuan perekonomian masyarakat desa,” ujar Marwan.

Selain itu, Kuliah Kerja Nyata (KKN) di perdesaan, menurut Menteri Marwan bisa dijadikan media untuk memberikan penyuluhan dan pembinaan terhadap masyarakat desa. “Kuliah kerja nyata penting, agar mahasiswa bisa langsung melakukan interaksi langsung dengan masyarakat desa,” tandasnya.

Organisasi kemahasiswaan seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang berada di perguruan tinggi di Indonesia juga bisa turut serta melakukan pendampingan atau pelatihan  terhadap tenaga pendamping untuk mengawal implementasi Undang-Undang Desa.

“Dengan seperti itu, diharapkan organisasi kemahasiswan, perguruan tinggi, dan masyarakat secara umum bisa. Melakukan pembinaan secara kontinyu terhadap desa (desa binaan) untuk mengembangkan produk unggulan yang mempunyai nilai jual tinggi,” ujar Menteri Marwan.(Riz/Maq)

Baca Juga  Terkait JHT, Berikut Kata Menaker

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *