Press "Enter" to skip to content

Marwan: Menteri Harus Ahli Komunikasi Politik

Membeda-bedakan latar belakang seorang menteri berasal dari profesional dan parpol seyogyanya tidak terjadi. Hal tersebut senada dengan yang disampaikan  pengamat politik Polcomm Institute Heri Budianto, bahwa dalam partai polotik terdapat orang profesional yang memiliki berbagai macam latar belakang pendidikan.

“Punya pengalaman, rekam jejak yang bagus, dan memiliki kemampuan dengan kementerian yang nantinya ditempati, disitu saya kira clear definisi profesional,” ujar Heri Budianto dalam diskusi bertajuk “Kabinet Jokowi-JK : Mencari Sosok Menteri Yang Profesional,” di Resto Haroha, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (10/10).

Asal menteri tersebut bisa menjalankan fungsi dan perannya, menurut Heri, hal tersebut sudah bisa menjadi kriteria, menteri untuk kabinet Jokowi-JK nantinya. “Soal orang itu datang dari kampus, atau dari Parpol, gak soal,” tandasnya.

Disisi lain, seorang menteri tidak hanya harus memiliki kemampuan dibidang kementerian yang dipimpin. Namun lebih penting harus meiliki kemampuan manajerial dan komunikasi politik yanh baik. Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Ja’far, “Karena kedepan ini tidak mudah, tantangan begitu berat. Mungkin saja BBM naik. Kuncinya lagi-lagi adalah base on parpol,” ujar Marwan.

Jika seorang menteri tidak bisa membangun komunikasi politik, imbuh Marwan, akan banyak mendapatkan ganjalan dari beberapa Parpol, apalagi koalisi pengusung presiden dan wakil presiden presiden terpilih merupakan koalisi ramping.

“Bagaimana membangun komunikasi yang bagus dan programnya juga bagus, maka tidak akan ada masalah. Dari sisi anggaran akan didukung, dan dari sisi kebijakan juga akan didukung,” tandasnya.

Membedakan latar belakang dari parpol atau kampus tidaklah tepat, karena jabatan menteri bukanlah jabatan karir tetapi merupakan jabatan politik. Maka, baik latar belakang profesional maupun politik tetap sebagai pejabat politik. Yang harus dituntut adalah bagaimana bisa bekerja profesional sebagai seorang menteri darimanapun latar belakangnya. (ego)

Baca Juga  Peran Penting NU Mengawal Dana Desa

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *