Press "Enter" to skip to content

Launching Perdana FOKUS PB PMII Bahas “Politik dan Generasi Milenial”

aunching Fokus PB PMII di Graha Mahbub Junaidi, Jakarta, Selasa (23/1/2018)
aunching Fokus PB PMII di Graha Mahbub Junaidi, Jakarta, Selasa (23/1/2018)

Jakarta – Forum Diskusi Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Fokus PB PMII) resmi di launching perdana oleh Bidang Politik, Advokasi dan Kebijakan Publik  di Graha Mahbub Junaidi, Jakarta, Selasa (23/1/2018).

“Politik dan Generasi Milenial”  menjadi Tema agenda Launching Fokus PB PMII tersebut, kemudian di lanjut diskusi dengan sejumlah narasumber yakni Anggota DPR RI Fraksi Golkar M. Aziz Syamsuddin, Ketua Umum DPP PSI (Partai Solidaritas Indonesia) Grace Natalie, Budayawan Sastro Al Ngatawi, Penulis Buku “Milenial Nusantara” Hasanuddin Ali perwakilan Akademisi Dianta Sebayang dengan pemandu diskusi Agus Bahaudin.

Ketua Bidang Politik, Advokasi dan Kebijakan Publik, M. Zaini Syargawi dalam laporannya menyampaikan, Fokus PB PMII akan rutin dilakukan sebulan sekali.

“Fokus PB PMII di kemas diskusi interaktif dan akan diselenggaran sebulan sekali. Selain itu, akan ada diskusi rutin dua (2) kali dalam sebulan yang intens digelar di Aula PMII.” uangkapnya

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Umum PB PMII, Agus Herlambang Menyampaiakn, ada satu fenomena mutakhir tentang “Politik dan Generasi Milenial” , yang jika dibiarkan terus menerus oleh praktisi partai politik (parpol), akan berdampak pada merosotnya kepercayaan publik terhadap parpol.

“Jangan sampai generasi milenial sekarang ini justru berpolitik tanpa partai politik,” kata Agus Herlambang dalam sambutannya.

“Tapi di sisi yang lain kita melihat bahwa, kepercayaan publik terhadap politik memang didukung oleh data-data dan fakta-fakta yang menunjukkan bahwa sebagian praktisi politik tidak menjalankan amanah yang diembannya,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Ketum PB PMII berharap launching Fokus PB PMII ini tidak serta merta juga menjadi closing. “Jangan sampai setelah acara launcing ini, tidak ada kegiatan lagi,” seloroh Agus. (AM)

Baca Juga  Hari Kartini “Menggali Spirit Pergerakan Perempuan”

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *