Korupsi Tidak Ditindak, PMII Minta Kepala kajari Dicopot

BATAM – Kejaksaan Negeri Batam didatangi sejumlah massa mahasiswa pada hari ini Rabu (4/2). Massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Batam ini meminta Kepala Kejaksaaan Negeri dicopot dari jabatannya. Yusron, Kepala Kajari Batam dinilai tidak menindak kasus-kasus korupsi yang terjadi di Batam.

“Kami minta kejelasan kejaksaan. Kenapa kasus disini banyak tak terungkap. Padahal beberapa waktu lalu bapak berjanji akan memberi kejutan di awal Januari. Tapi sampai sekarang tak ada kabar dari kejutan itu. Karena itu kami minta Kajari Batam dicopot,” kata Baginda Bata, Koordinator Aksi tadi.

Aksi PMII itu dilatar belakangi kekecewaannya kepada Kajari yang tidak menindak kasus-kasus korupsi di. Menurut massa aksi, ada delapan kegiatan yang terindikasi korupsi di Batam.

Diantaranya dugaan korupsi dana anggaran perayaan tahun baru 2013 oleh Dinas Pariwisata, pengadaan lampu hias MTQ nasional, suap dinas pendidikan terhadap anggota DPRD Batam. Kasus retribusi parkit dan Kir dinas perhubungan kota Batam, kasus RTLH oleh dinas sosial Batam, pengadaan alat kesehatan dan meminta kejari batam menyidik dasark kenaikan harga gas elpiji 3 kg di Batam.(Maq)

300x250
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone
Baca Juga  Tolak Tolak Kenaikan BBM, PMII Semarang Geruduk Kantor Gubernur dan DPRD

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *