KOPRI Surabaya Diskusikan Eks Dolly

Surabaya – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Surabaya menggelar Seminar Nasional pada hari kamis (9/10/14) di Gedung Museum NU Lt 3 Jalan Gayungsari No 35 Surabaya. Seminar Nasional bertemakan Peran Perempuan dan Pemerintah Kota Surabaya Pasca Penutupan Lokalisasi Dolly tersebut dibuka oleh Ketua KOPRI PB PMII Ai Rahmayanti.

Menurut Ketua KOPRI Cabang Surabaya Aya Soraya, kegiatan yang dihadiri oleh kader-kader putri PMII ini bertujuan untuk mendidik para Kader Kopri agar mumpuni dalam segala bidang keilmuan dan bisa berkiprah di tengah kehidupan mesyarakat. Lebih lanjut dikatakan, peran seorang mahasiswa harus mampu membuat perubahan dengan pengetahuannya. Sebab sejatinya mahasiswa adalah agent of change.

“Dengan harapan bisa mencetak kader yang dinamis, inovatif, kreatif dan progresive. Yang terpenting juga membentuk kader militan yang benar-benar mumpuni dalam segala bidang keilmuaan, sehingga bisa berkiprah ditengah masyarakat,” ucap Aya.

Hadir sebagai pembicara seminar yaitu: Hj. Anik Maslahah, SPd. Msi, (Anggota DPRD Jawa Timur), Drs. Sukoto MM, (Direktur Memorandum), Dedik (Perwakilan Dinas Sosial Kota Surabaya) dan Ai Rahmayanti (Ketua KOPRI PB PMII). (nidhom/)

300x250
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone
Baca Juga  PMII Unair Gelar Tahlil dan Doa Bersama

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *