KOPRI Serang Diskusikan Gender dan Feminisme

KOPRI Serang Diskusi

Emansipasi dan gender merupakan isu yang hingga kini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan mahasiswa. Meski gerakan ini telah lama dimulai, namun tetap aktual untuk diperbincangkan. Hal ini dikarenakan masih adanya masyarakat yang beranggapan bahwa perempuan kodratnya hanyalah menjadi seorang ibu.

Hal tersebut yang melatar belakangi dilakukannya diskusi untuk mengkaji sejarah fan gerakan perempuan masa kini oleh KOPRI PC PMII Kota Serang pada sore 23/10/2014. Begitu disampaikan Maya Muizatillutfillah selaku Ketua KOPRI Kota Serang. Hadir sebagai narasumber pada diskusi tersebut Yeni Puri Wahyuni, salah satu pengurus KOPRI PB PMII.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan sukses dan dihadiri kader-kader PMII Putri dari komisariat Se-Kota Serang yaitu IAIN, Untirta, Unsera dan STIE Bina Bangsa,” kata Maya.

Para peserta antusias dalam diskusi tersebut, bukan hanya kader-kader putri saja. Turut serta juga laki-laki sebagai peserta diskusi. “Peserta terlihat antusias, bukan hanya kader putri tapi kaum adam juga antusias mebgikuti diskusi,” tambahnya.

Dalam diskusi tersebut juga dibahas feminisme yang saat ini bersifat lebih neolib dan liberal. Yeni menyampaikan bahwa feminisme yang dianut oleh kader KOPRI harus sesuai dengan manhaj al fikr PMII yakni Ahlussunah wal jamaah. KOPRI berprinsip bahwa dalam gerakan perempuan, kami berkomitmen untuk mengawal gerakan perempuan nusantara untuk terlibat dan berpartisipasi dalam pembangunan bangsa namun tetap sesuai dengan norma yang ada. Untuk kader KOPRI dalam melakukan gerakan harus tetap berpegang teguh pada prinsip dasar yaitu tawazun, tawasuth, tasamuh dan i’tidal.

Maya menyampaikan harapannya diskusi ini dapat menjadi stimulus bagi kader-kader KOPRI Kota Serang. “Semoga diskusi ini dapat menjadi stimulus bagi kami, agar kami dapat lebih bersemangat dan giat dalam mengawal isu-isu gender. Kemudian kader KOPRI dalam bergerak juga harus tetap sesuai dengan prinsip Ahlussunah wal Jama’ah,” tutup mahasiswi yang baru saja menyelesaikan studi sarjananya.

300x250
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone
Baca Juga  Tolak Kenaikan BBM, PMII Batanghari Sambangi Bupati dan DPRD

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *