Press "Enter" to skip to content

Komisariat Unisma Gelar Disksusi PMII-NU

MALANG Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar diskusi menyikapi Ultimatum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Selasa (7/4). Ultimatum yang dimaksud yaitu meminta PMII kembali menjadi Badan Otonom dengan tempo hingga pelaksanaan Mukatamar nanti.

Diskusi yang dihadiri anggota dan kader Unisma ini, mendatangkan narasumber Fauzan Alfaz (Penulis buku simpul-simpul sejarah perjuangan PMII), Gus Nuruddin (Alumni PMII Unisma) dan sahabat Umar Hayyan (Ketua Mabincab PC PMII Kota Malang). Menurut Ketua Komisariat, diskusi dilakukan untuk menjawab kegelisahan kader saat ini.

Pada kesempatan tersebut, Sahabat Fauzan Alfaz menyampaikan isu itu sudah bergulir setiap menjelang pelaksanaan Muktamar. Ia menyatakan Independensi PMII sudah tepat karena PMII merupakan organisasi mahasiswa yang selama kurun waktu Independen sangat dinamis, sehingga dikhawatirkan jika harus menjadi banom NU maka kader-kader PMII justru tidak akan lagi mampu untuk bersikap dinamis.

Hal senada disampaikan Sahabat Umar Hayyan, Ketua Mabincab PC PMII Kota Malang, bahwa PMII tidak harus masuk kedalam NU karena sampai saat ini PMII tetap mengamalkan kultural NU dengan sikap Interdependensinya. Menurutnya harus diakui bahwa PMII telah menyumbangkan banyak alumninya untuk berkiprah didalam struktural NU dengan tanpa harus PMII masuk menjadi banom NU.

Berbeda dengan Sahabat Fauzan dan Sahabat Umar, Gus Nuruddin yang justru heran kenapa setiap menjelang pelaksanaan Muktamar, isu itu selalu ada. (Zan/Maq)

Baca Juga  Tolak Kenaikan BBM, Aparat Pukul Kader PMII Situbondo

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *