Press "Enter" to skip to content

Ketum PB PMII Hadiri Sidang Perdana Uji UU MD3

Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Agus Mulyono Herlambang hadiri sidang pendahuluan untuk uji materi beberapa pasal dalam UU MD3 Oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Kami (22/3/2018).

Agenda Sidang MK tersebut merupakan sidang pendahuluan Ajuan Judicial Review UU MD3 ke MK yang di kirim PB PMII, Rabu (7/3/2018) lalu.

“Agenda sidang hari Kamis (22/3) pemeriksaan pendahuluan uji UU MD3,” kata juru bicara MK Fajar Laksono.

Adapun ketentuan yang digugat PMII adalah Pasal 73 ayat (3), ayat (4) huruf a dan huruf c, Pasal 122, dan Pasal 245 ayat (1).

Dalam permohonan tersebut, Agus selaku pemohon menilai alasan pemanggilan paksa bertentangan dengan peran dan fungsi DPR, yaitu memenuhi aspirasi dan kepentingan seluruh rakyat.

Pemohon juga beranggapan bahwa langkah hukum yang dapat diambil oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) berpotensi membungkam suara rakyat.

Pemohon berpendapat jaminan kepastian hukum adalah hak setiap warga negara sehingga menurutnya, aturan tentang hak imunitas anggota DPR pada dasarnya tidak konstitusional.
Oleh karena itu, Pemohon meminta penerjemahan dari pasal yang mengatur hak imunitas tersebut.

Berdasarkan hal tersebut, Pemohon meminta MK menyatakan norma tersebut bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat.

“Kami ingin mengawal proses ini ingin sebagai bagian dari jihad dari konstitusi kami ya mengawal proses JR (judicial review) ini membatalkan 3 pasal dan diproses secara baik oleh MK,” ujarnya.

Dalam berkas perkara yang diterima MK, para pemohon menyebutkan bahwa pasal-pasal dalam UU MD3 tersebut telah menimbulkan ketidakpastian hukum, perlakuan tidak adil di hadapan hukum bagi masyarakat, bahkan pelanggaran hak asasi manusia.

Baca Juga  Demo Tolak UU MD3, PMII Manado Sambangi Kantor DPRD

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *