Press "Enter" to skip to content

Keranda Mayat warnai Aksi Tolak UU MD3 PMII Bolmong Mongondow

Kotamobagu – aksi demo tolak undang-undang MD3 juga datang dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Bolmong Mongondow, mereka melangsungkan aksi di jalan Brigjen Katamso, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (5/3/2018).

Aksi kemudian di lanjutkan dengan melakukan longmars membawa keranda mayat ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu,.

Sepanjang jalan, mahasiswa teriak tolak undang-undang MD3.

“Kami menolak UU MD3 karena membunuh demokrasi di Indonesia, melemahkan rakyat dan memperkuat DPR, memperlemah pemberantas korupsi, serta kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat,” ujar Ketua PMIICabang Bolaang Mongondow, Adriansa Bangol.

Dia menambahkan, berkaitan dengan wewenang nomor 17 tahun 2014 ada beberapa pasal UU MD3 masih kontroversial.

Seperti pasal 73, 122 dan 245, bahkan membuat lembaga legislatif tidak bisa dikritik.

Menurutnya, hal itu jelas bertentangan dengan sistem demokrasi di Indonesia yang bebas menyampaikan aspirasi dan kritik ke legislatif, diamputasi oleh UU MD3.

“Maka kami datang ke DPRD Kota Kotamobagu, meminta untuk menolak,” ujar Adriansa.

Baca Juga  PMII Dampingi Korban Temui DPRD

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *