Press "Enter" to skip to content

Harlah NU, PMII IAI Nurul Jadid Gelar Istigatsah

istighatsah nurul jadid

PROBOLINGGO – Bertempat di Aula SMA Nurul Jadid, Pengurus Komisariat PMII Institut Agama Islam Nurul Jadid (IAI NJ) Probolinggo gelar Peringatan Hari Lahir NU ke-89. Mereka memperingati Harlah NU dengan Istighosah Untuk Bangsa pada Jum’at (30/1). Kegiatan yang bertemakan “NKRI, Aswaja dan Masa Depan Nadlatul Ulama” ini dilaksanakan ba’da shalat isya.

Ketua Komisariat, Ruslan mengatakan, PMII tidak ada begitu saja. PMII lahir dari orangtua bernama NU. “Sebagai anak yang berakhlak, kita patut memperingati. Toh walaupun berbeda Jasmani, tapi rohani kita tetap satu, yakni Aswaja,” katanya.

Kiai Moh. Zuhri Zaini yang hadir dalam kesempatan itu mengutarakan, PMII adalah anak kandung NU yang sudah dewasa. Jangan sekali-kali lupakan ayahnya. PMII termasuk anak shaleh, karena mendoakan orang tuanya. Sedang dewasa ini banyak anak yang durhaka. “Ini sesuatu yang luar biasa. Kadang-kadang orang-orang NU saja lupa, tapi PMII walaupun muda tapi masih ingat,” kata Wakil Rois Syriah PWNU Jatim ini.

Hadir pula Kiai Maimun Makki Wafi, Kiai Tauhidullah Badri, Kiai Najiburrahman Wahid serta beberapa alumni. Acara istigatsah tidak hanya dihadiri kader PMII IAI Nurul Jadid, tapi juga kader dari komisariat se-Probolinggo.

Sementara Ketua PC PMII Probolinggo, Muhammad Towil dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut. Towil bangga masih ada pengurus komisariat PMII yang memperingati hari lahir NU. Ini berarti kader masih ingat darimana PMII lahir. Towil menambahkan, peringatan hari lahir ini adalah momen untuk meneladani tokoh-tokoh NU. Menjadi spirit buat kader PMII mencontoh tokoh-tokoh NU.(Beny/Maq)

Baca Juga  Berapa Orang Menolak Menjadi Rais Am?

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *