Press "Enter" to skip to content

Hadapi MEA, PMII Kedokteran Diminta Profesional di Bidangnya

DEPOK – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang memiliki latarbelakang pendidikan kesehatan dan kedokteran, diminta untuk menjadi kader yang memiliki kompetensi terbaik di bidangnya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Munawir Arifin, Koordinator Biro Profesi dan Akademik Pengurus Besar PMII, di hadapan puluhan anggota PMII Komisariat Fakultas Kesehatan dan Kedokteran (Komfakkes) UIN Syarif Hidayatullah di Pondok Caringin Sawangan Depok, Minggu (22/5).

“Menghadapi tantangan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), negeri kita membutuhkan kader-kader dan alumni yang spesialis dan profesioanal di bidangnya masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut juga menjadi bagian dari peran aktif pemuda Indonesia terutama kader PMII, untuk turut andil membangun negeri.

“Ke depan kita mengharapkan fakultas-fakultas yang notabenenya eksak atau Saintek (Sains dan Teknologi) yang ada di PMII, juga dapat bergerak aktif dalam rangka ikut andil dalam membangun negeri,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua PMII Komisariat Komfakas UIN Syarif Hidayatullah, Ahmad Khoiron mengatakan, dalam diskusi yang juga dihadiri oleh anggota PB PMII tersebut dapat membentuk kepekaan sosial kader PMII, yang sejatinya bergerak di bidang kemanusiaan.

“Forum ini juga diharapkan bukan hanya mampu menciptakan kader pemimpin, tetapi sekaligus membangun sense of belonging antar sesama kader Komfakkes,” ujarnya.

Baca Juga  Rayon FISIP UIN Bandung Galang Dana untuk Korban Banjir

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *