Press "Enter" to skip to content

Gus Mus: Pemimpin Jadi Tauladan Kesederhanaan

IMG_20141101_140540480

Pejabat Rais ‘Aam PBNU KH A Mustofa Bisri meminta pemerintah baru di bawah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menekankan sikap kesederhanaan dalam bekerja.

Hal tersebut disampaikan saat pidato iftitah Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Jakarta, Sabtu (1/11). “Saya mohon itu dapat dilakukan oleh Jajaran kabinet Kerja ini untuk tetap bersikap sederhana, merakyat, dan kerja, kerja, kerja,” pinta Gus Mus.

Sebelumnya, Gus Mus mengucapkan selamat kepada pemerintahan baru. Tapi bukan selamat atas jabatan yang diemban, melainkan selamat bekerja. “Jabatan-jabatan mereka tidak selayaknya diselamati. Saya ucapkan selamat kepada beliau-beliau, selamat bekeraja, selamat bekerja, selamat bekerja. Selamat bekerja untuk Indonesia, untuk rakyat Indonesia, untuk memimpin bangsa ini menuju baldatun thoyibatun wa robbun ghofur,” katanya.

Gus Mus juga menegaskan, NU sepanjang sejarah selalu menyatu dengan perjuangan nasional bangsa Indonesia. Dengan demikian, sesuai khittah, NU akan senantiasa aktif dalam pembangunan bangsa menuju masyarakat adil dan makmur diridoi allah SWT.

Pemeinrtah baru, kata dia, tidak perlu ragu, sepanjang untuk kepentingan bangsa Indonesia, NU siap membantu peerintah dalam batas kemampuan dan wewenanagnya, termasuk dengan cara mengkritisinya.

Munas dan Konbes yang akan dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu-Minggu tanggal 1-2 November ini dibuka secara resmi dengan ditandai penabuhan beduk oleh Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla.

Baca Juga  FOKMI Sambut Baik PMII Berdiri di USM

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *