Press "Enter" to skip to content

Gelar Aksi, Polisi Tembaki Massa PMII

SERANG – Aparat kepolisian menembaki puluhan kader PMII yang sedang melakukan aksi di depan Kantor DPRD Banten. Aksi yang dilakukan oleh PKC PMII Banten pada Rabu (3/6) itu, untuk mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Banten untuk mengusut korupsi yang dilakukan sejumlah anggota DPRD Banten.

“Kami sangat malu  melihat perilaku anggota  DPRD Banten yang secara berjamaah merampok, membegal APBD Banten, dengan  mengatasnamakan rakyat, mengatasnamakan pembangunan,” tegas Muhktar, Ketua PKC PMII Banten, dikutip Suara Pemabruan.

Proyek-proyek yang disinyalir dikorupsi oleh para anggota DPRD yaitu Pengadaan Buku Peraturan Perusahaan dan Perjanjian Kerja Bersama (TP dan TKB) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten senilai Rp. 2,5 miliar. Proyek itu tidak diterbitkan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik  (LPSE).

Selain itu, juga proyek mandi, cuci dan kakus (MCK) dan pembangunan sarana air bersih di tahun 2015 nilainya membengkak menjadi Rp. 47 miliar. Kemudian anggota DPRD meminta dana aspirasi dinaikkan menjadi Rp. 4  miliar/anggota dan untuk pimpinan Rp. 10 miliar hingga Rp. 11 miliar.

Berdasarkan data-data itulah, PKC PMII Banten meminta Kejati dan Polda Banten serius mengusut dan menyelesaikan dugaan korupsi yang dilalukan para anggota DPRD Banten. PKC Banten juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Banten untuk proaktif mengawasi APBD.(Maq)

Foto: rimanews.com

Baca Juga  Islam dalam Masyarakat yang Berkebudayaan

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *