SENTRUM INFORMASI GERAKAN DAN MAHASISWA
   
TEXT_SIZE
English (United Kingdom)Indonesian (Indonesia)

Negara Gagal Di Berbagai Bidang

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII)

 

Tanggal 20 Oktober 2011, tepat dua tahun masa pemerintahan SBY-Boediono. Kami sebagai warga Negara belum merasakan adanya perubahan yang berarti bagi bangsa Indonesia. Baik hak sipol maupun hak ekosob. Yang ada malah Indonesia berada dijurang kehancuran. Kita lihat saja fakta dilapangan bahwa kemiskinan masih merajalela, pengangguran terus meningkat, akses pendidikan tersendat, rakyat miskin dilarang sakit karena biaya untuk berobat sangat tinggi.

Masyarakat di Negara maju akhir-akhir ini sedang melakukan gerakan besar melawan rezim kapitalis yang menguasai seluruh sendi perekonomian dan hanya mengambil keuntungan saja tanpa adanya peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di negaranya. Gerakan Anti Wall Street terus bergulir menuntut adanya perubahan sistem ekonomi, di bukanya lapangan kerja yang luas dan banyak lagi tuntutannya. Kita tahu bahwa sistem ekonomi kita merujuk kepada Negara yang sedang menggalakan gerakan tersebut. Apa yang harus kita lakukan?

Dalam bidang hukum, pertunjukan korupsi di Indonesia tiada habisnya, padahal SBY dengan tegas bicara bahwa dia merupakan ujung tombak pemberantasan korupsi. Faktanya bahwa cengkraman korupsi begitu kuat dan SBY tidak mampu berbuat apa-apa.

Korupsi sudah membawa negeri ini kejurang kehancuran, karena jumlah APBN yang begitu besar bocor dimana-mana. Ironinya yang melakukan korupsi itu kebanyakan elit-elit pemerintahan.

Politik saling sandera yang diperankan oleh elit-elit kekuasaan membuat roda pemerintahan tidak berjalan mulus. Partai politik tidak menjalankan perannya sebagai penyambung aspirasi rakyat karena money politik sudah mendarah daging dalam proses demokratisasi di semua level. Imbasnya rakyat diterlantarkan.

Indonesia dengan sumber daya alam melimpah tidak bisa mensejahterakan rakyatnya, bahkan untuk swasembada pangan saja kita tidak mampu. Dibukanya perdagangan bebas dengan berbagai perjanjian yang ada, Indonesia kalah bersaing bahkan tergerus oleh arus ekonomi global. Kebijakan impor oleh pemerintah telah mematikan ekonomi mikro masyarakat, akhirnya pengusaha-pengusaha lokal banyak yang gulung tikar.

Wilayah terdepan Indonesia yang berbatasan dengan Negara tetangga luput perhatian dari pemerintah, padahal itu merupakan wajah Indonesia terdepan. Adanya pencaplokan pulau dan penggeseran patok perbatasan ini bukti bahwa pemerintah tidak mampu menjaga kedaulatan Negara, dan wibawa sebagai bangsa yang besar betul-betul telah dilecehkan.

Bidang HAM, maraknya kekerasan atas nama agama, penyegelan rumah ibadah, pembiaran terhadap kasus HAM berat, TKI/TKW yang disiksa oleh majikannya sampai pemancungan, tidak ada perhatiannya dari pemerintah.

 

Dari fakta-fakta di atas maka dengan ini Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) dengan tegas Menuntut:

  1. Pemerintah harus menjaga harkat, martabat dan kedaulatan Negara
  2. Melaksanakan kemandirian ekonomi
  3. Pemberantasan korupsi harus ditingkatkan
  4. Kebebasan beragama harus dijunjung tinggi
  5. Memberikan fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan berkualitas dan murah
  6. Sumber daya alam dan kekayaan Negara lainnya harus di kelola oleh pemerintah
  7. Ketahanan pangan dan ketahanan energi jangan hanya jadi jargon belaka
  8. Pelaksanaan hukum yang tidak tebang pilih

 

A. Jabidi Ritonga (Sekjen PB.PMII)

Comments  

 
0 #8 asroul faizin 2012-05-18 07:52
bungkarno berkata....indonesia tidak mau bekerjasama dengan negara asing manapun...indonesia lebih memilih menjaga,melesta rikan dan memanfatkan hasil pribuminya sendiri demi menumbuhkan kemandirian ekonomi yg penuh kesatuan NKRI
Quote
 
 
0 #7 HM Purnomo 2012-03-12 13:14
Reformasi yang tidak didukung oleh kerelaan reformasi birpkrasinya secara menyeluruh akan terjadi seperti ini.

SDM yang merelakan kerja berat sebagai tuntutan pnyelenggaraan reformasi menjadi kebutuhan mendasarnya. Kader PMII harus menjadi contoh terdepannya.... amiiin
Quote
 
 
0 #6 HM Purnomo 2012-03-12 13:13
Reformasi yang tidak disukung oleh kerelaan reormasi birpkrasinya secara menyeluruh akan terjadi seperti ini.

SDM yang merelakan kerja berat sebagai tuntutan pnyelenggaraan reformasi menjadi kebutuhan mendasarnya. Kader PMII harus menjadi contoh terdepannya.... amiiin
Quote
 
 
0 #5 ditawavandez 2012-02-03 10:45
sangat mengerikan nasib bangsa ini, sahabat. atas nama bangsa indonesia perbaiki konsef dan administrasi negara terkait banyak asfek...
:cry:
Quote
 
 
-1 #4 kholil ahmad khibran 2011-11-20 16:36
:-? sungguh mengenaskan
Quote
 
 
0 #3 kholil ahmad khibran 2011-11-20 16:35
:-x
Quote
 
 
0 #2 zaenal arifin 2011-10-28 03:36
:-|
RAkjat Ku ada haknya di tiap-tiap Negeri, apalagi di Negeri Nya sendiri.
Jangan takut menjadi garda terdepan Revolusi Negri ini
Quote
 
 
+1 #1 junaidi 2011-10-20 20:33
:-* :D :lol: ;-) 8) :-| :cry: :o :-? :-x :zzz :P :roll: :roll:
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Berita Terakhir

"Inilah Kami Wahai Indonesia. Satu Barisan dan Satu CIta"

Login Form