SENTRUM INFORMASI GERAKAN DAN MAHASISWA
   
TEXT_SIZE
English (United Kingdom)Indonesian (Indonesia)

PB PMII tuntut BNPP perbaiki kinerja atau bubarkan saja

Dalam pernyataan persnya Dendy Zuhairil Finsa ketua Lembaga Kajian Kawasan Tertinggal dan Daerah Perbatasan Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (LKKTDP PB PMII) menyatakan, ” Pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan) yang di ketuai oleh Mendagri Gamawan Fauzi tidak bekerja dengan baik, sehingga tidak tahu terjadinya pencaplokan wilayah perbatasan oleh Negara tetangga, ” ujar ketua LKKTDP PB PMII, Minggu, 9 Oktober 2011 di Salemba Tengah No 57 A Jakarta Pusat.

Ternyata temuan DPR RI, bahwa Indonesia di caplok wilayahnya di provinsi Kalimantan Barat, ada di Camar Bulan kita hilang 1.400 Ha tanah dan di Tanjung Datu kita hilang 80.000 meter persegi pantai.
”Menunjukkan lemahnya perhatian, pengawasan, pertahanan yang dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia yaitu BNPP terhadap wilayah perbatasan Republik ini,” ujar Dendy Zuhairil Finsa.

Ketua LKKTDP ini juga menambahkan,  Ironisnya Juga beberapa hari yang lalu TNI kita melaksanakan HUT yang ke-66 dengan tema ”Dengan keterpaduan dan profesionalisme, TNI bersama komponen bangsa siap menjaga dan menegakkan kedaulatan serta keutuhan NKRI”, ternyata kita malah mendapat kabar bahwa wilayah kita dicaplok oleh negara tetangga. Ujar Dendy Zuhairil Finsa di kantor PB PMII.

BNPP harus memperbaiki kinerja dan sistem tata kelola yang baik, persoalan yang terjadi di wilayah perbatasan tidak hanya persoalan pertahanan fisik, tapi juga ada persoalan kesejahteraan, keadilan, pendidikan dan lain-lain. ” Bergesernya wilayah NKRI diambil oleh negara tetangga tidak melulu dicaplok oleh negara tetangga, tapi juga karena ketidak puasan masyarakat atas pelayanan dan perhatian pemerintah daerah dan pemerintah Republik Indonesia terhadap kesejahteraan masyarakatnya, ” terang Dendy di minggu siang di kantor PB PMII.

Dendy Zuhairil Finsa meneruskan, ”ketidak puasan masyarakat daerah perbatasan atas kinerja pemerintah baik daerah maupun pusat dan terhadap beberapa oknum aparat keamanan di daerah perbatasan, menimbulkan rasa keinginan dalam diri mereka untuk pindah ke negara tetangga” jelasnya.

Selanjutnya menurut Dendy. ”BNPP kalau tidak bisa dan tidak dapat berbuat banyak, daripada hanya menghabiskan anggaran uang negara lebih baik bubarkan saja,”  ujar Dendy Zuhairil Finsa Ketua LKKTDP PB PMII.

Add comment


Security code
Refresh

Berita Terakhir

"Inilah Kami Wahai Indonesia. Satu Barisan dan Satu CIta"

Login Form