SENTRUM INFORMASI GERAKAN DAN MAHASISWA
   
TEXT_SIZE
English (United Kingdom)Indonesian (Indonesia)

PB PMII Menilai Peran Agamawan Kian Melenceng

JAKARTA - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mengkritisi semakin minim dan melencengnya peran agamawan dewasa ini.

Di saat demokrasi bergerak tanpa arah dan praktik korupsi melebar, agamawan dipandang justru ikut terseret dalam situasi terkait.

"Misal ketika marak Pemilukada, agamawan malah jadi juru kampanye atau jadi calon," kata Ketua Umum PB PMII Addin Jauharudin dalam seminar nasional yang berlangsung di Kantor PBNU Jakarta, Jumat (30/9/2011).

Addin berpendapat, agamawan semestinya menjalankan perannya sebagai jembatan moral, yang artinya ada di posisi netral.

Utamanya, dalam kondisi dimana suara-suara dari berbagai pihak yang menyuarakan ajakan kebenaran tak lagi mau didengar. "Idealnya agamawan mengayomi umat, tidak terlibat satu dua kelompok," ungkapnya.

 

Comments  

 
0 #4 sabihis muhammad 2011-10-31 13:16
wah kang adin mulai ikut2an kang "Be Ye",
negara harus mulai memperjelas kelamin nh, sekuler or bla bla bla ha ha
Quote
 
 
0 #3 muhafid 2011-10-08 19:22
agama bukan sebagai komoditi, agama adalah murni jalan bagi manusia terhadap tuhan....
Quote
 
 
0 #2 PC PMII Sleman 2011-10-02 10:59
Masyarakat dan termasuk juga para agamawan kita kebanyakan masih memahami agama hanya sebagai simbol, sehingga dengan mudahnya memanfaatkannya sebagai komoditas untuk kepentingan sempit belaka.
Perlu ada revolusi dalam keberagamaan kita, dalam praktik beragama kita, dari keberagamaan yang formalistik-eksklusif-ritualistik ke arah keberagamaan yang substantif-inklusif-transformatif; dan agamawan harus memulainya dengan keteladanan dalam diri mereka.
Quote
 
 
0 #1 syamsul hadi 2011-10-02 10:19
kita dorong saja para Ulama Kita untuk kembali kejalan dakwah, bukan ke jalur politik. atau perlu ada peraturan kali ya, agar Tokoh Agama tidaakb Bleh terlibat dalam perpolitikan. he he
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Berita Terakhir

"Inilah Kami Wahai Indonesia. Satu Barisan dan Satu CIta"

Login Form