PMII Gelar Buka Bersama Lintas Agama

KOTA – Bertempat di Gereja Santo Yusuf Jalan Bank Garut Kota, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bekerjasama dengan Badan Kerjasama Gereja Kabupaten Garut, menggelar acara berbuka bersama dengan para pemimpin agama se-Kabupaten Garut. Dalam kesempatan tersebut, hadir perwakilan dari Agama Islam, Kristen, Budha, Katolik dan Konghucu.
Sebelum buka bersama dimulai, terlebih dahulu digelar acara diskusi dengan tema Dengan Semangat Kemerdekaan Kita Tingkatkan Kesadaran Hidup Dalam Kebhinekaan Demi Kekalnya NKRI.
Bupati Garut, Aceng HM Fikri yang menjadi salah satu pembicara, dalam kesempatan tersebut menegaskan, momen hari jadi Republik Indonesia ini yang jatuh di bulan Ramadan dapat dijadikan momen untuk meningkatkan kesadaran akan perbedaan dan menjaga kesatuan NKRI.
Aceng menegaskan, agama Islam mengajarkan tidak ada paksaan dalam beragama, bagi mereka yang memaksakan kehendak kepada umat lainnya, itu artinya mereka tidak memahami Islam seutuhnya. Dia kemudian mencontohkan piagam Madinah yang disepakati zaman Nabi yang memuat kebersamaan antar umat beragama dan saling menjunjung tinggi kehormatan dan martabat agama yang satu dengan yang lain.
Sementara itu menurut Aceng Nurul Huda, Ketua PMII Garut, acara buka bersama lintas agama ini merupakan agenda rutin tahunan. Lewat kegiatan ini, pihaknya ingin menegaskan bahwa perbedaan adalah hal yang indah jika semua pihak bisa membingkainya.
“Hanya ada satu tujuan yaitu kesejahteraan rakyat, oleh karena itu, kebhinekaan adalah harga mati bagi kami,” tegasnya dihadapan undangan yang hadir saat memberikan sambutan singkatnya.
Sementara itu Ketua Badan Kerjasama Gereja Kabupaten Garut Drs Agus Wasono Widi mengungkapkan, dalam konsep Agama Islam, ada yang dikenal dengan Ukhuwah Islamiyah yang dikembangkan menjadi Ukhuwah Insaniyah, demikian pula dalam agama Kristen konsep tersebut ada yang dikenal dengan Human Basic Comunity yaitu komunitas berbasis insani.
Agus berharap, semua tokoh agama dapat melakukan pembinaan umatnya dengan baik. Hal ini perlu dilakukan agar suasana kehidupan keagamaan yang damai dapat tercipta. Hingga saat ini pihaknya melihat, pola kebersamaan dapat dilaksanakan secara berhasil di Kabupaten Garut, sehingga semua umat beragama dapat melaksanakan ibadahnya dengan baik. (ari)
Berita Terakhir
-
PMII: Putusan PTUN Soal Remisi, Kemenangan Koruptor
JAKARTA -- Pengurus Besar Pergerakan... -
Tolak Kenaikan BBM Tapi PMII Beri Solusi
JAKARTA - Pemerintah berencana akan... -
PERINGATAN SUMPAH PEMUDA KE-83 “INDONESIA BEBAS DARI ASING”
Momentum peringatan sumpah pemuda... -
PB PMII dengan tegas Menuntut dua tahun masa pemerintahan SBY-Boediono
PRESS RELEASE Pengurus Besar... -
Negara Gagal Di Berbagai Bidang
Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa...




