Doa Dan Seribu Lilin Untuk Pejuang

2

Jakarta – Puluhan kader PMII Jakarta Pusat menggelar peringatan Hari Pahlawan di Tugu Proklamasi, Rabu (12/11) malam. Acara tersebut berlangsung dengan khidmat, di awali dengan musikalisasi puisi, do’a bersama dan orasi kebangsaan oleh Bondan Gunawan dan Amsar A. Dulmanan.

Ketua PC PMII Jakarta Pusat, Daud Gerung mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat pergerakan kader-kader PMII dalam merefleksikan dan mengenang perjuangan para pahlawan yang telah gugur membela dan mempertahankan tanah air kita.

”Kader PMII seharusnya mampu untuk mengaktualisasikan semangat juang para pahlawan nasional, terutama Kiai-kiai NU dan laskar santri,” kata Daud.

Sementara Amsar A. Dulmanan, menghimbau kepada seluruh kader-kader PMII untuk memaknai kembali peringatan Hari Pahlawan ini. Bukan sekedar mengingat dan mengenang, tetapi menjiwai setiap perjuangan yang telah memakan ribuan jiwa yang rela mengorbankan tumpah darah mereka demi bangsa Indonesia.

”Hidup harus belajar dari masalalu, dengannya kita akan memahami masa kini untuk membaca masa depan. Menghargai para pahlawan berarti menggali pondasi-pondasi nation building. Jadi, hiduplah untuk masa depan, dengan memahami masa kini, dan menghargai masalalu,” tegasnya.

Dalam orasinya Bondan Gunawan mengajak kader PMII Jakarta Pusat untuk mendukung hasil MUNAS PBNU 2014, yang meminta PMII untuk kembali ke NU. “Sudah saatnya PMII sebagai organisasi kemahasiswaan kembali kepangkuan NU, karena apapun keputusan yang dihasilkan oleh tokoh-tokoh NU merupakan suatu bentuk perhatian orang tua terhadap anaknya. Sebab tidak bisa dipungkiri PMII lahir dari rahim NU,” tegas Bondan.

Turut hadir pada acara tersebut Ketua PMII DKI Jakarta, PMII Jakarta Timur, PMII Jakarta Utara, dan PMII Jakarta Selatan, serta beberapa perwakilan dari PMKRI Cabang Jakarta Pusat secara bergantian menyampaikan orasi kebangsaan. (Rico K. Sanjaya)

300x250
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone
Baca Juga  Pengumuman Pemenang Lomba Puisi

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *