Press "Enter" to skip to content

Demo Tolak UU MD3, PMII Manado Sambangi Kantor DPRD

Peserta Aksi PMII kota Manado saat menyampaikan aspirasi di ruang sidang DPRD kota Manado.
Peserta Aksi PMII kota Manado saat menyampaikan aspirasi di ruang sidang DPRD kota Manado.

Manado – Puluhan Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Manado melakukan aksi tolak UU MD3 di Kantor DPRD Kota Manado, kami (01/03/2018).

Aksi yang di komandoi Faujan Konoras dengan tegas penolakan pengesahan UU MD3 dan kenaikan harga BBM jenis Pertamax.

 “Kami PMII Cabang Manado menyatakan sikap menolak keras revisi UU MD3. Akhir-akhir ini kami menilai DPRD sibuk mengurusi politik sendiri dan tidak mendengarkan aspirasi rakyat seperti proses kenaikan BBM, TDL dan pengurangan subsidi. DPRD tidak boleh tutup mata dan harus betul-betul mendengarkan aspirasi rakyat. Apabila UU MD3 dibiarkan selama 30 hari maka akan sah secara sendirinya, maka kami mendesak Presiden RI untuk mencabut revisi UU MD3 dan meminta tindakan anggota DPRD Kota Manado,” ungkap Fauzan.

Tak lama Orasi, Stenly Tamo , salah satu anggota Komisi C DPRD kota Manado menerima massa aksi dan berjanji akan menyampaikan aspirasi yang diterima kepada pimpinan dewan.

“Kami akan menyampaikan dan membawa aspirasi ini ke pimpinan dewan dan pimpinan dewan menyampaikan ke pimpinan pusat bahwa ada keinginan dari mahasiswa/PMII untuk tidak menyetujui UU MD3,” tutup Stenly.

Aksi ini diakhiri dengan Stenly Tamo secara simbolis menerima pernyataan sikap dari peserta aksi yakni menerima 1 poster yang bertuliskan “Cabut UU MD3”.

Baca Juga  PMII Mataram Tolak Revisi UU MD3

Tinggalkan Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *