Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA-PMII) menggagas pendirian Universitas Abdurrahman Wahid. Rencana tersebut muncul untuk melestarikan pemikiran Gus Dur tentang demokrasi, hak asasi manusia, dan pluralisme.
”Kami merasa perlu untuk melestarikan dan menjaga kontinuitas pemikiran Gus Dur dengan mendirikan Universitas Abdurrahman Wahid,” kata Ketua Umum PB IKA-PMII Arif Mudatsir Mandan di Sekretariat PB IKA-PMII Jl. Jeruk no.6 Menteng Jakarta Pusat Rabu (6/1).
Menurut Salah satu Ketua DPP PPP ini, Universitas Abdurrahman Wahid ini akan menjadi kawah candradimuka untuk menggodog dan mengembangkan ide-ide Gus Dur selama ini. Diharapkan, dari universitas tersebut lahir pemikir-pemikir baru yang terus menjaga ide besar pluralisme dan multikulturalisme di Indonesia. ”Harapan kami bisa muncul Gus Dur-Gus Dur baru dari perguruan tinggi ini,” tegas Arif.






Inna lillahi wainna ilaihi raji’un. Salah seorang pendiri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan aktivis penggerak NU kembali ke Khittah 1926 H M. Said Budairy meninggal dunia hari ini, Senin (30/11) di Jakarta, sekitar pukul 11.00 WIB. Berita duka ini dikabarkan oleh cucu almarhum Muhammad Al-Kindy Susetyo.
Pengumuman Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II menuai protes. Merasa kecewa dengan formasi menteri yang tidak mengakomodir tokoh Maluku, ratusan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Maluku bersama Kelompok Cipayung lainnya (HMI, IMM, GMKI, PMKRI, GMNI) dan DPD KNPI serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Maluku menggelar aksi unjuk rasa.
