Oleh Didik Suyuthi
Bentrok antar massa ormas dan warga penganut Ahmadiyah di Desa Manislor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat menyusul tindakan penyegelan Masjid Ahmadiyah oleh aparat pemerintah Kabupaten Kuningan Senin (26/7) lalu, sekaligus menjadi bukti baru ketidak saktian Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang diterbitkan dua tahun lalu.
Melihat gejalanya dimana aksi kekerasan serupa selalu kambuh setiap jelang ramadhan, kasus saling serang antara massa ormas dengan penganut Ahmadiyah pekan kemarin sepertinya bukan kali terakhir. Apalagi dengan melihat kesan kekurang tegasan aparat selama ini, besar kemungkinan serangan demi serangan oleh massa kontra Ahmadiyah terhadap penganut sekte Al-Mirzaiyah ini akan terus berlanjut di hari-hari nanti, di kantong-kantong Ahmadiyah lainnya. Terkait ketidaktegasan ini tokoh ormas Islam Kuningan, Jawa Barat, Abdurahman Asegaf bahkan sempat menuding, merupakan salah satu alasan utama kenapa massa kontra Ahmadiyah terus bertindak pro aktif dengan mendatangi Masjid jemaah Ahmadiyah sehingga terletup bentrokan di Manislor.






(7 KABUPATEN/ KOTA )
Perilaku Israel telah melampaui batas terhadap Palestina dan simpatisannya. Bangsa pendatang itu telah bertindak semena-mena, seakan-akan bangsa Palestina tidak memiliki hak apa-apa, termasuk menerima bantuan kemanusiaan dari bangsa lain, bahkan hak untuk tinggal di wilayahnya sendiri. 
